PDPPJ Lakukan Penanaman Pohon Hias, Jaga Pasar Tetap Nyaman dan Sehat | PD. PASAR PAKUAN JAYA
4 | 2 12 Maret 2019 | Dilihat: 174 Kali | Cetak

PDPPJ Lakukan Penanaman Pohon Hias, Jaga Pasar Tetap Nyaman dan Sehat


PDPPJ Lakukan Penanaman Pohon Hias, Jaga Pasar Tetap Nyaman dan Sehat

PDPPJKOTABOGOR.COM,  Bogor - Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) melakukan penanaman pohon pohon hias di Pasar Gunung Batu (11/03). Pohon atau tanaman dimasukkan ke dalam pot lalu digantung disekitaran pasar berikut pohon dalam pot blumbak.

Kegiatan penanaman pohon tersebut didukung penuh oleh Disperumkim khususnya bagian pertamanan. Kepala Unit Pasar Gunung Batu, Iwan Arief Budiman menyampaikan, menurutnya pasar di samping harus mendekati higienis perlu juga estetika, “dengan dilakukannya penanaman, pemandangan pasar jadi lebih asri. Tinggal perawatan - perawatan dari internal unit Gunung Batu saja setelah penanaman ini. Gedung yang bocor juga sedang dalam perbaikan, hal tersebut menunjang program Direksi PDPPJ dan Pemerintah Kota Bogor secara umum, yaitu  tingkatan pasar bersih dan menuju pasar sehat,” ujar Iwan.

Tanaman hias menjadi salah satu alternatif untuk memperindah lingkungan, jika ditanam dan disusun dengan baik tentunya tanaman ini bisa membuat pengunjung, pedagang serta elemen masyarakat lainnya menjadi lebih nyaman ketika berada dilingkungan pasar. Selain memperindah lingkungan, penghijauan serta mengembalikan kualitas udara juga menjadi manfaat karena udara disekitar pasar bisa kembali bersih, jernih dan sehat karena tumbuhan akan memberikan dampak besar dalam penyaringan udara bersih serta debu.

Sambung Iwan, setelah adanya pohon tanaman gantung, sanitasi lengan dari bakteri harus kita sosialisasikan, maka pasar sehat Insha Allah akan terprogram. “Pasar itu kan penuh aktivitas dan persentuhan tangan serta fisik dalam hal jual beli, dari beberapa syarat menuju pasar sehat fasilitas ruang menyusui dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) sedang dibuat, Mandi Cuci Kakus (MCK) juga akan diperbaiki tetapi yang terpenting adalah perilaku orangnya baik pedagang pengunjung serta warga pasar lainnya yang harus higienis. Insha Allah kedepannya akan kita siapkan di empat titik pintu masuk untuk sanitasi tangan. Satu botol bisa digunakan sampai 200 orang. Sehingga semua yang ada di sini bisa terhindar dari penyakit, minimal mengurangi penyebaran bakteri virus dll,” tutur Iwan.

Kepala Sub Bagian Humas PDPPJ, Riadul Muslim menambahkan, salah satu faktor yang paling utama dalam mengelola pasar adalah memberikan kenyamanan pada pedagang dan pengunjung, “semoga langkah ini menjadi awal dari kami (PDPPJ-red) berkomitmen untuk menjaga pasar agar selalu nyaman untuk seluruh warga kota bogor,” tutup Riadul.

(gft)

 

 

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan