UMKM dan PD PPJ Bahu-membahu Relokasi PKL Dewi Sartika | PD. PASAR PAKUAN JAYA
15 | 15 31 Juli 2015 | Dilihat: 490 Kali | Cetak

UMKM dan PD PPJ Bahu-membahu Relokasi PKL Dewi Sartika

Heibogor.com - Untuk menata pedagang kaki lima (PKL), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menertibkan PKL di Jalan Dewi Sartika dan Nyi Raja Permas, yang dibarengi dengan solusi memindahkan para PKL tersebut ke dalam pasar.

Dalam proses pemindahan PKL, Dinas Koperasi dan UMKM berperan dalam teknis pendataan PKL , sedangkan penyedia lahan menjadi tanggung jawab PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) yang berkoodinasi dengan PT Javana Arta Perkasa serta PT Propindo Mulia Utama sebagai pengembang.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terlibat terus memantau dan beberapa kali melakukan sidak ke lokasi Pasar Anyar pasca pembongkaran tempat penampungan sementara (TPS) yang awalnya dikuasai PKL.

Direktur Utama (Dirut) PD PPJ Kota Bogor Andri Latif Asikin Mansjoer mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas koperasi dan UMKM dan pihak pengembang, menurutnya sejauh ini pihaknya sudah siap memfasilitasi pemindahan PKL yang akan berdagang di dalam pasar.

“Kami siap memfasilitasi, malah pihak pemgembang memberi kemudahan dan keringanan, para PKL dipersilakan mengisi kios dan berdagang di dalam, dan untuk administrasi bisa diurus belakangan dan pembayaran kios bisa dilakukan setelah mengisi kios," kata Andri beberapa waktu lalu.

Namun, hal tersebut bertolak belakang dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Hidayat Yudha Priatna.

Menurut Yudha, PKL tersebut belum final, pihaknya masih melakukan pendataan PKL yang eksisting karena data PKL selalu berubah-rubah. Dikatakan Yudha, pemindahan PKL tersebut akan dilakukan telatnya satu bulan pasca pembongkaran TPS.

“Belum final, kami masih mendata jumlah PKL yang eksisting karena jumlahnya selalu berubah-rubah, kami juga menunggu informasi kesiapan PD PPJ soal lahan di dalam pasarnya, yang melakukan koordinasi dengan pihak pengembang, yakni PT Javana dan PT Propindo. Sampai saat ini PD PPJ belum menginformasikan," kata Yudha, Jumat (31/07/15).


  • Penulis : Asep Supriyanto
  • Editor : Hilda Ilhamil Arofah


Author: administrator


Tags:

Bagikan



untuk memberikan komentar silahkan login terlebih dahulu.
{Tidak Ada Komentar}