Harga Telur dan Ayam Naik, Ini Penyebabnya! | PD. PASAR PAKUAN JAYA
5 | 5 13 Juli 2018 | Dilihat: 257 Kali | Cetak

Harga Telur dan Ayam Naik, Ini Penyebabnya!


Harga Telur dan Ayam Naik, Ini Penyebabnya!

PDPPJKOTABOGOR.COM, Bogor – Kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh Petugas lapangan yang membantu tim monitoring dan evaluasi dalam kegiatan pengumpulan data (enumerator) di masing masing unit pasar yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor menjelaskan bahwa terdapat  kenaikan harga telur yang disebabkan oleh melonjaknya harga pakan ayam petelur serta menguatnya nilai mata uang dollar.

Harga telur ayam di sejumlah pasar rakyat Kota Bogor meningkat hingga menjadi Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram, seperti yang terjadi di Pasar Baru Bogor dan Pasar Jambu Dua. Selain telur ayam, harga komoditas daging ayam juga mengalami kenaikan. Saat ini harga daging ayam mencapai Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram.

Enumerator Unit Pasar Jambu Dua, Rendy mengatakan bahwa harga telur naik dikarenakan persediaan peternakan ayam apkir atau bisa dibilang persediaan ayam telah di potong pada bulan ramadhan sampai Hari Raya Idul Fitri sehingga para peternak memulai lagi dalam kurun waktu 1 bulan untuk  memenuhi kebutuhan tersebut. “Untuk satu bulan kedepan Insya Allah aman karena dalam kurun waktu cepat telur-telur dipeternakan bisa di sebar, nilai mata uang dollar naik pun memberikan efek pada pakan ayam, naik karena pakan tersebut ada yang dikirim dari luar negeri. Untuk persediaan di Pasar Jambu Dua dibilang aman hanya saja pembeli pun mengurang karena harga yang melonjak tinggi,” ujar Rendy.

Di sisi lain ungkap Rendy, produktivitas ayam juga mengalami penurunan yang disebabkan kualitas pakan buruk dan cuaca ekstrem.

(gft)


Author: Admin


Tags:

Bagikan