95 Persen Timbangan di Pasar Gunung Batu Sudah di Tera Ulang | PD. PASAR PAKUAN JAYA
4 | 1 13 September 2019 | Dilihat: 195 Kali | Cetak

95 Persen Timbangan di Pasar Gunung Batu Sudah di Tera Ulang


95 Persen Timbangan di Pasar Gunung Batu Sudah di Tera Ulang

PDPPJKOTABOGOR.COM, Bogor  - Direktorat Metrologi pada Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Daerah Republik Indonesia, Kepala BSML Regional II Yogyakarta Drs Anis Zuhri, Kepala Seksi Penegakan Hukum Kemetrogian pada Dirmet Bandung Harry Santosa Sp.MM serta Deden Marlina, SE.M.Si kepala UPTD Metrologi Legal Kota Bogor melakukan kunjungan ke Pasar Gunung Batu untuk melakukan pengecekan serta penilaian terkait keberadaan alat - alat ukur yang ada di Pasar Gunung Batu (Kamis, 12/09/19). Program ini dalam rangka mensukseskan atau mewujudkan Kota Bogor Sebagai daerah tertib ukur tahun 2019.

Sebelumnya, Kota Bogor di tunjuk oleh Direktorat Jenderal Metrologi dan Dirjen PKTN/ Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga sebagai Daerah Tertib Ukur ( DTU)  tahun  2019, maka dalam hal ini Walikota Bogor menugaskan Disperindag Kota Bogor untuk melaksanakan Program tersebut. Ganjar Gunawan SP selaku Kadis Perindag menyusun dan melaksanakan kegiatan tersebut, salah satunya membuat komitmen bersama antara pemkot kota Bogor dengan Stakeholder yang ada di kota Bogor yaitu para pelaku usaha yang menggunakan UTTP (alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya ) untuk membuat komitmen bersama salah satu poinnya semua UTTP yang ada di stakeholder / pelaku usaha semua alat UTTP nya wajib di tera dan tera ulang.

Kepala UPTD Metrologi Kota Bogor, Deden Marlina, SE.M.Si menyampaikan bahwa kunjungan dan penilaian ke pasar Gunung Batu merupakan salah satu program dalam penilaian Kota Bogor sebagai daerah tertib ukur tahun 2019. “Salah satu penunjang stake holder atau pelaku usaha yang alat Ukur Timbang Takar dan perlengkapannya (UTTP) kebetulan Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor  merupakan objek terbesar dikarenakan adanya pasar –pasar, dan pasar Gunung Batu 95 persen UTTP nya telah dilakukan tera ulang dan memenuhi standar metrologi,” kata Deden.

Sambungnya, penilaian dilakukan langsung guna menentukan apakah pasar Gunung Batu telah memenuhi kriteria sebagai pasar tertib ukur atau belum, menurutnya, letak pasar sudah sehat tidak kumuh dan tidak kotor, kami (tim penilai-red) mendukung pasar gunung batu sebagai pasar sehat. “Hasil akan dibawa ke Bandung dan Yogyakarta dan pengukuhan kota bogor sebagai DTU akan di laksanakan pada bulan Desember 2019 oleh kementerian Perdagangan RI,” ujarnya.

Kepala Unit Pasar Gunung Batu, Iwan Arief Budiman menambahkan, pasar rakyat yang tertib ukur adalah bagian penting untuk mendukung kota atau daerah tertib ukur. Tujuan utamanya adalah pemahaman masyarakat tentang pentingnya keakuratan ukuran dan volume dalam transaksi berdagang khususnya pasar- pasar di Kota Bogor. Lalu kepada pedagang yang belum melaksanakan Tera timbangannya karena kios tutup atau rusak dan hal lainnya disegerakan dilakukan penindakan Tera susulan. “PDPPJ dukung penuh program pencanangan Kota atau daerah tertib ukur serta pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam bertransaksi berdagang,” tutup Iwan.

 

(gft)

 

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan