Sosialisasi Revitalisasi Blok G Pasar Kebon Kembang di Sambut Baik oleh Pedagang | PD. PASAR PAKUAN JAYA
5 | 4 26 Februari 2018 | Dilihat: 270 Kali | Cetak

Sosialisasi Revitalisasi Blok G Pasar Kebon Kembang di Sambut Baik oleh Pedagang


Sosialisasi Revitalisasi Blok G Pasar Kebon Kembang di Sambut Baik oleh Pedagang

PDPPJKOTABOGOR.COM, BOGOR – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD Pasar Pakuan Jaya) mulai memberikan sosialisasi revitalisasi Blok G Pasar Kebon Kembang dan sosialisasi ini disambut baik oleh pedagang Blok G Pasar Kembang, karena usia bangunan blok G juga sudah usai dan bangunan sudah tidak layak aktivitas.

Kepala Bagian Usaha Jasa PDPPJ, Iwan Suwandi  mengatakan bahwa dalam kegiatan sosialisasi ini kami (PDPPJ) menyampaikan siteplan dan gambar, para pedagang cukup tertarik dengan siteplan tersebut, akan tetapi ada beberapa aspirasi dari pedagang terhadap rencana kios yang berada di lantai basement yang mengarah kepada Taman Topi dikarenakan takut akan adanya banjir. “Pedagang mengusulkan bahwa sebaiknya pembangunan dibangun ke lantai atas saja, bukan ke basement,  kami menjelaskan  bahwa pembangunan tidak boleh melebihi tinggi dari pada Mesjid Agung, dan kesimpulan yang kami dapat bahwa pedagang hanya ingin pembangunan dibangun hanya 2 lantai saja, yaitu lantai dasar dan lantai satu saja,” tutur Iwan.

Rencana pembangunan yang seharusnya dilaksanakan tiga bulan kedepan (mei 2018-red), tidak dapat dilaksanakan karena menurut pedagang pada bulan tersebut pasar sedang ramai – ramainya, dan  perizinan juga masih dalam proses, maka aspirasi pedagang tersebut akan di sampaikan lagi pimpinan PDPPJ.

Iwan Arif Budiman, Kepala Pasar Kebon Kembang menyampaikan dalam kegiatan sosialisasi tersebut pedagang yang hadir mewakili pedagang untuk 24 kios, karena pedagang ada yang punya 2 sampai 3 kios. “Pedagang paham dan mendukung revitalisasi blok G dengan beberapa aspirasi, yakni tidak perlu ada lantai basement yang terkoneksi Taman Topi karena berbeda secara komoditas dan segmen pasarnya, Tempat Penampungan Sementara (TPS) diusulkan bisa dengan luas 9 m2, Harga lantai dasar dan lantai atas bisa dengan rumus Indeks, Lantai atas yang memungkinkan tidak tampias / aman dan minim rembesan atau bocor mengingat intensitas hujan Kota Bogor,” jelasnya.

Iwanpun meminta komunikasi intens terbuka, berkelanjutan demi kondusifitas dan kelancaran pembangunan blok G tersebut demi kelancaran pedagang estetika lokasi dan pembangunan kawasan Kota Bogor. “Saya sempat sampaikan tentang kelayakan uang muka itu kisaran 30 persen. bisa dijembatani dengan Bank untuk permodalan pedagang blok G. Proses administrasi dan Perizinan juga sedang berjalan,” tutup Iwan.

 

(gft)

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan