Bazar Murah Ramadhan 1440 H, Padat di Kunjungi Masyarakat | PD. PASAR PAKUAN JAYA
3 | 2 15 Mei 2019 | Dilihat: 347 Kali | Cetak

Bazar Murah Ramadhan 1440 H, Padat di Kunjungi Masyarakat


Bazar Murah Ramadhan 1440 H, Padat di Kunjungi Masyarakat

 

 

PDPPJKOTABOGOR.COM, Bogor – Kegiatan Bazar Murah Ramadhan 1440 H di Plaza balaikota Bogor mulai tampak ramai dikunjungi oleh masyarakat, terutama kaum ibu ibu (15/05). Bazar yang di buka oleh Walikota Bogor Bima Arya ini berlangsung selama dua hari kedepan, 15-16 mei 2019 di Plaza Balaikota Bogor pada pukul 08.00 wib s/d 15.00 wib.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, BULOG, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Terdapat 18 booth yang menjual berbagai komoditas seperti beras, telur, daging sapi dan ayam, terigu, bawang merah dan putih, cabai merah, gula pasir dan minyak goreng serta penukaran uang baru.

Adapun 3 booth yang diikut sertakan oleh PDPPJ bekerjasama dengan Rizky food, PT. Bali Maya Permai, dan PT Panca Bahari yang diantaranya menjajakan aneka bakso dan olahan ikan lainnya serta ikan segar dan sarden.

Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini merupakan momentum yang dimaksimalkan dengan target banyak hal. Pertama,  bulan Ramadan, berbagi dan silaturahmi. Kedua, dalam konteks pengendalian inflasi. “Kita ingin selama Ramadan ini, harga-harga terkendali karena di sini harga-harga lebih murah,” tutur Bima.

Direktur Utama PDPPJ, Muzakkir menambahkan, Bazar ini merupakan kerjasama Pemerintah Kota Bogor dengan Bank Indonesia, “PDPPJ sangat mensupport full kegiatan ini dengan mengirim beberapa vendor untuk membuka stand di Bazar Murah, harapan dengan diadakannya bazar ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Bogor untuk membeli produk dengan harga terjangkau, hal ini dalam rangka untuk menstabilkan harga dipasaran (mengantisipasi kenaikan harga barang kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan-red) dan pengendalian inflasi,” tutup Muzakkir.

 

(gft)

 

 

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan